Cara Membuat Website Toko Online

Saat ini, toko online atau online shop sudah bukan hal yang asing bagi kita semua. Hampir semua orang mengetahui mengenai toko online, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pengertian toko online sendiri adalah situs yang menyediakan jual beli secara online tanpa harus melakukan pertemuan antara penjual dengan pembeli. Sehingga, pembelian dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja melalui situs toko online tersebut.

Hal ini tentu saja dapat memudahkan kedua belah pihak, yang tidak perlu ribet mengurus pertemuan. Terutama bagi pembeli, karena mereka dapat membeli dan memilih barangĀ  yang diinginkan hanya dengan bermodal perangkat yang terkoneksi internet.

Saat ini, toko online pun terus mengalami perkembangan yang tiada habisnya. Tokopedia, Lazada dan Bukalapak merupakan situs toko online yang sudah lama berdiri di Indonesia.

Sehingga, lahirlah bisnis online berupa jualan online akibat dari perkembangan toko online tersebut. Lalu bagaimana cara membuat website untuk toko online? Simak panduan dibawah ini.

Cara membangun website toko online sendiri

Cara Membangun Website Toko Online

Persiapkan hosting & domain

Hosting merupakan tempat penyimpanan dari semua komponen website, mulai dari aplikasi website hingga media-media seperti gambar dan video. Hosting merupakan komponen yang paling penting apabila kamu ingin membangun website toko online sendiri.

Domain juga tidak kalah penting, domain berperan sebagai alamat dari website toko online yang akan kamu buat nantinya. Contohnya pada toko online Bukalapak, domain dari website tersebut adalah bukalapak.com.

Jika kamu ingin mencari hosting terbaik yang direkomendasikan untuk dapat membangun online shop, cobalah untuk berkunjung ke Web2Dev Indonesia. Karena mereka menyediakan layanan hosting murah, dan juga fitur site builder & auto script installer yang bisa dimanfaatkan untuk membangun online shop dengan mudah.

Cara Membuka Bisnis Kursus Online

Mengarahkan DNS domain ke hosting

Setelah hosting dan domain sudah dibeli, setelahnya kamu perlu mengarahkan DNS domain ke layanan hosting kamu. Hal ini diperlukan agar domain dapat terhubung dengan hosting, dan dapat diakses serta digunakan sebagai website jualan online kamu nantinya.

Apabila DNS domain tidak mengarah ke hosting, kamu tidak akan bisa menggunakan domain tersebut untuk membangun online shop milikmu.

Menginstall script toko online

Seperti yang sudah saya katakan diatas tadi, untuk dapat membuat website toko online dengan mudah kamu perlu menggunakan hosting yang memiliki fitur site builder & auto script installer seperti pada Web2Dev.ID.

Jika hosting yang kamu gunakan memiliki fitur tersebut, kamu bisa memasuki Softaculous Auto Installer, kemudian masuk ke menu E-commerce. Disana akan tersedia beragam pilihan CMS toko online yang bisa kamu gunakan secara gratis, seperti AbanteCart, OpenCart, dan PrestaShop.

Setelah menentukan CMS pilihan kamu, selanjutnya kamu hanya perlu mengisi form yang disediakan seperti nama toko, url admin login, dan akun admin yang nantinya akan kamu gunakan untuk memanajemen toko online kamu. Jika sudah, kamu hanya perlu menginstall toko online tersebut dengan mengklik install.

Manajemen toko online

Jika toko online kamu sudah selesai di install, kamu bisa login ke halaman admin untuk memanajemen website toko online yang telah kamu buat tadi. Disana kamu bisa melihat statisik toko online, menambahkan produk, membuat halaman dan lain-lain.

Kemudian, kamu hanya perlu mempromosikan toko online tersebut melalui berbagai cara seperti pemasaran digital. Karena situs tersebut merupakan situs toko online, menurut saya pemasaran digital adalah teknik promosi yang paling ampuh untuk mempromosikan situs kamu.